
Sebelum pandemi covid 19 rata penghasilan ojol Grab Banyuwangi rata-rata dikisaran Rp 400.000-Rp 1.000.000 data ini didapat dari survey rata-rata anggota komunitas Grab kuda putih Banyuwangi yang memiliki 29 anggota.besaran penghasilan yang didapat sebelum covid 19 dibilang cukup untuk menghidupi kebutuhan keluarga dirumah.susahnya lapangan pekerjaan menjadikan driver onlinr menjadikan sumber utama untuk menafkahi keluarga dirumah.penghasilan tersebut digunakan untuk membiayai anak sekolah,belanja kebutuhan sehari-haru,dan membayar angsuran rumah maupun kendaraan.sehingga tidak dipungkiri untuk mendapat hasil yang memuaskan rata-rata driver online bekerja lebih dari 10jam perhari.
Namun semenjak pandemi covid 19 yang mengakibatkan sekolah diliburkan dan pengurangan jam kerja untuk karyawan swasta driver online mengalami kesusahan dalam mencari orderan.salah satu orderan makanan teramai yaitu dari KFC yang berposisi di roxy mall,dimana kfc yang sebelum pandemi buka dari pukul 10 pagi hingga 10 malam sekarang dirubah dari pukul 11 siang hingga 18.00 begitu mempengaruhi jumlah orderan,dimata dikatakan oleh para driver online mereka mendapatkan order makanan teramai di jam-jam malam yaitu dari pukul 18.00-21.00.

Penurunan order dalam pandemi covid 19 sebesar 70%.rata-rata pendapatan order hanya 3-5 order perhari,kurangnya orderan dikarenakan pengurangan jam restoran dan liburnya sekolah.terasa berat sekali bagi para ojol untuk mencari nafkah sehari-hari.tidak sedikit juga para driver yang beralih profesi sebagai penjual roti maupun pekerjaan yang lain demi kelangsungan hidup.
HARAPAN MENDAPAT KERINGANAN KREDIT KENDARAAN PUPUS
Kesusahan mencari nafkah dalam menjalankan order yang sepi para ojol kecewa dengan kebijakan yang mampu memberikan keringan penangguhan,salah satu driver ojol yang berbagi cerita membeberkan tentang kebijakan penangguhan salah satu lasing yang terasa masih berat untuk dijalankan.driver tersebut mengatakan bahwa untuk keringan yang didapat bukan penangguhan tapi pengurangan angsuran dengan ditambahakn masa cicilan.driver tersebut mengaku sebelum mengajukan keringanan membayar angsuran motor sebesar Rp 860.000 dengan sisa cicilan 30 bulan,disaat mengajukan keringan 6 bulan driver mendatatangani kontrak baru dengan cicilan Rp.717.000 selama 36bulan dan pembayaran dilakukan 1bulan setelah pendatatangan kontrak baru,sehingga driver tersebut hanya berhenti 1 bulan tidak membayar dan bulan depannya mulai mengangsur kembali sebesar Rp 717.000 hingga 36 bulan.
BANTUAN DARI PEMERINTAH BELUM MERATA
Adanya kabar bantuan dari pemerintah juga tidak sepenuhnya dirasakan para teman-teman ojek online.teman-teman ojek online yang masih belum merasakan bantuan dari pemerintah tetap menunggu dengan sabar walaupun waktu penerimaannya masih belum jelas kapan,karena para driver ojek online yakin alokasi dana untuk bantuan pasti ada namun entah gimana cara mendatanya dengan benar sehingga bantuan itu bisa disalurkan dengan tepat.
Susah mencari order dan pendapatan ojol Banyuwangi masih peduli COVID 19
Didalam kesusahan berbuat baik tidak ada salahnya dalam hidup sosial,kata ketua komunitas Grab Kuda Putih Banyuwangi.Bpk munir selaku Ketua komunitas meminta sumbangsih seikhlasnya dari anggota untuk membelikan masker dan membagikannya secara gratis pada masyarakat.begitu pedulinya teman-teman ojol disaat dilanda kesusahan dalam mencari orderan serta bantuan pemerintah sebagian juga tidak diterimah teman-teman ojol,tapi para ojol Banyuwangi masih bisa peduli sebagai wujud kebersamaan melawan covid .